Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting 1

Produktif di Tengah Pandemi, Apakah Bisa?

Oleh: Nurul Innayah*

Sejak bulan Desember 2019, dunia mulai digemparkan oleh kehadiran pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Covid-19 itu sendiri adalah suatu penyakit yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan bagi individu yang terpapar penyakit ini. Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Kasus virus ini bahkan mencapai puluhan juta kasus di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Di Indonesia, kasus virus corona mulai berkembang pesat sekitar bulan Maret 2020 hingga saat ini. Hal ini menimbulkan keresahan pada masyarakat Indonesia karena penyebaran virus yang relatif cepat. Covid-19 juga memberikan dampak yang sangat besar bagi keberlangsungan hidup manusia. Dunia dengan sekejap diharuskan untuk mampu beradaptasi dengan situasi yang tiba-tiba terjadi. 

Produktif di Tengah Pandemi, Apakah Bisa?

Karena merebaknya kasus Covid-19, pemerintah melakukan berbagai upaya dan salah satunya ialah dengan mengeluarkan kebijakan yaitu social distancing atau yang sering dikenal dengan sebutan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Apa itu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)? Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah suatu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia untuk mengurangi dan mencegah persentase pertumbuhan Covid-19. Banyak tempat umum yang terpaksa ditutup, para pekerja yang bekerja di rumah bahkan juga ada beberapa yang terkena PHK atau dirumahkan, dan peserta didik yang juga harus belajar di rumah.

Hal ini pun membuat sebagian besar masyarakat, terutama para pemuda yang belajar di rumah menjumpai beberapa kesulitan, seperti kurangnya motivasi dalam diri untuk mengerjakan suatu hal, rasa malas yang berkelanjutan, semangat belajar semakin berkurang ketika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan yang paling meresahkan adalah tingkat produktivitas individu yang sangat menurun jika dibandingkan dengan ketika sebelum adanya social distancing.

Jadi, apakah kita dapat melakukan kegiatan yang produktif dan tetap kreatif selama pandemi Covid-19? Mungkin sebelumnya akan saya jelaskan terlebih dahulu apa itu kegiatan produktif. Kegiatan produktif ini sendiri ialah kegiatan yang dilakukan suatu individu yang menghasilkan manfaat, baik bagi individu itu sendiri maupun terhadap orang lain. Nah, banyak yang berpendapat bahwa pandemi dan kebijakan social distancing ini menghambat mereka untuk tetap produktif. Selain itu juga tidak sedikit yang merasa bosan dan jenuh ketika berada di rumah dalam jangka panjang, padahal, kita tidak boleh menjadikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai alasan agar kita tidak dapat produktif. Faktanya, ada banyak hal positif dan produktif yang dapat dilakukan di tengah situasi saat ini sehingga waktu kita di rumah tidak sia-sia.

Nah apa saja hal positif dan kegiatan produktif tersebut?

Pertama, mengikuti webinar atau web-seminar. Apa itu webinar? Webinar atau web-seminar ini adalah seminar atau pelatihan yang dilakukan secara daring. Web-seminar ini dapat dijadikan salah satu solusi agar kita tetap produktif walaupun sedang di rumah saja. Banyak instansi-instansi yang mengadakan webinar dengan beragam tema yang akan dibawakan oleh pembicara-pembicara hebat. Meskipun diadakan secara daring, hal tersebut tidak mengurangkan esensi dari seminar itu sendiri. Dengan mengikuti webinar, kita dapat memperkaya pengetahuan kitadan tentunya dapat menambah relasi.

Kedua, mengikuti berbagai lomba. Cara kedua agar tetap dapat produktif di tengah pandemi ialah dengan mengikuti berbagai macam lomba. Banyak lomba yang diadakan berbagai lembaga dan acara tertentu. Tenang saja, lomba ini juga diadakan secara daring, sehingga kita bisa tetap melakukan social distaning. Lomba-lomba yang diadakan biasanya ialah lomba essai, lomba video kreatif, lomba poster, dan masih banyak lagi. Selain dapat menambah pengalaman kita, dengan mengikuti lomba, kita juga dapat mengasah kreativitas.

Ketiga, membaca buku. Tahukah kalian bahwa minat literasi di Indonesia masih minim? Maka dari itu, untuk meningkatkan presentase minat masyarakat Indonesia di bidang literasi, kita dapat membaca buku ketika terdapat waktu luang selama di rumah, baik buku fiksi maupun non-fiksi. Dengan membaca buku, kita dapat menemukan berbagai perspektif baru mengenai suatu hal dan memperluas pengetahuan kita.

Keempat, memulai usaha. Cara keempat agar tetap produktif di tengah pandemi ialah dengan membuka usaha kita sendiri. Daripada tidak melakukan apa-apa ketika terdapat waktu luang, lebih baik kita membuka usaha baru. Manfaatnya adalah kita dapat menghasilkan uang sendiri. Sekarang untuk membuka usaha itu tidak sulit, karena sudah ada aplikasi belanja secara online atau kita dapat membuka usaha dengan sistem PO atau pre-order, jadi jangan khawatir perkuliahan atau sekolah akan terganggu. Selain itu, Indonesia saat ini tingkat pertumbuhan ekonominya sudah mencapai resesi karena Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif secara berturut-turut. Dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dipercaya dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kelima, belajar ilmu baru untuk mengasah minat dan kemampuan. Bukankah sangat produktif jika kita mengisi waktu luang kita dengan mempelajari ilmu baru. Contohnya seperti belajar memasak, belajar berbagai bahasa, fotografi dan sebagainya. Jika dilakukan secara konsisten, bisa saja kita dapat cepat menguasai ilmu baru tersebut. Dengan begitu, kita dapat lebih menggali potensi di dalam diri kita dan meningkatkan kualitas diri kita.

Keenam, menjadi sukarelawan atau ikut kepanitiaan. Menjadi sukarelawan ini juga dapat membuat kita menjadi tetap produktif, begitu pula dengan mengikuti kepanitiaan. Selain dapat bermanfaat karena dapat membantu orang lain, kita juga tentunya akan mendapatkan pengalaman baru dan mengasah kemampuan kita, seperti kemampuan dalam bekerja secara tim, kemampuan leadership, kemampuan berkomunikasi dengan baik, dan masih banyak skill lainnya yang bisa kita dapatkan.

Ketujuh, rajin olahraga. Olahraga yang konsisten dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh kita tetap sehat dan mencegah berbagai penyakit. Terlebih lagi pada situasi seperti ini dimana Covid-19 sudah menyeba, sehingga ini juga termasuk upaya agar tidak terpapar Covid-19. Jangan lupa kita juga harus rajin mengonsumsi vitamin, makan makanan yang sehat, seperti buah-buahan atau sayuran, dan sebisa mungkin menghindari makan makanan yang tidak sehat.

Kedelapan, meningkatkan ibadah. Jangan lupa untuk meningkatkan ibadah kita kepada Tuhan, agar segala rencana kita dipermudah dan pandemi ini cepat berlalu.

Demikian berbagai cara yang dapat dilakukan agar tetap dapat produktif walaupun sedang pandemi. Jika kita melakukan hal produktif tersebut, tentulah selama kita di rumah, kita tidak lagi merasa jenuh ataupun stres karena ternyata banyak hal positif yang dapat kita lakukan dan menjadikan waktu luang agar kita tetap dapat bergerak dan menciptakan suasana dinamis selama pandemi. Jadi, jangan jadikan pandemi ini sebagai alasan kita untuk bermalas-malasan ya. Tetap semangat dan tetap di rumah ya. Jika harus keluar rumah, patuhi protokol yang sudah ditetapkan untuk kebaikan bersama. Stay safe and stay healthy!

*Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Posted by Dedi Purwana 

10 komentar untuk "Produktif di Tengah Pandemi, Apakah Bisa?"