Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kewirausahaan

Mengapa Pendidikan Kewirausahan Penting?

Gambar
Penulis: Dedi Purwana Sobat dunia kampus, pastinya sudah mahfum. Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tengah gencar menginternalisasikan kewirausahaan sebagai bagian penting pendidikan karakter bagi anak bangsa. Adapun yang dimaksud dengan pendidikan kewirausahaan dari perspektif kelembagaan, merupakan upaya menginternalisasikan jiwa dan mental kewirausahaan baik melalui institusi pendidikan maupun institusi lain seperti lembaga pelatihan, training dan sebagainya. Bahkan lingkungan keluarga sebenarnya merupakan tempat terbaik menanamkan sikap mental kewirausahaan anak. Gambar oleh  Gerd Altmann  dari  Pixabay Sementara itu, dari perspektif proses p endidikan k ewirausahaan dimaknai sebagai usaha terencana dan aplikatif untuk meningkatkan pengetahuan, intensi/niat dan kompetensi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya dengan diwujudkan dalam prilaku kreatif, inovatif dan berani mengelola resiko. Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membe

Pentingnya Pengembangan Sikap dan Mental Wirausaha

Gambar
Sobat dunia kampus, artikel kali ini melanjutkan artikel sebelumnya wirausaha pilihan hidup . Memotivasi mahasiswa untuk mau berkiprah sebagai wirausaha memerlukan kesabaran. Mengapa? Karena menjadi pegawai setelah lulus kuliah sudah tertanam dalam mindset sebagian besar mahasiswa. Faktanya, dari 40 mahasiswa yang mengikuti kuliah kewirausahaan, misalnya kurang dari 10% dari mereka yang akan menjawab YA dengan mantap saat ditanya berminatkah mereka menjadi wirausaha. Dapat dipastikan, sisa 90% dari mereka membayangkan menjadi wirausaha penuh risiko. Foto oleh  Gabby K  dari  Pexels   Resiko menjadi wirausaha tentu ada. Sama halnya dengan menjadi seorang pegawai, apakah lantas tidak beresiko? Pasti ada resiko! Resiko kehilangan pekerjaan manakala perusahaan mengalami kebangkrutan. Jadi pengangguran pun ada resikonya. Nah, kalau semuanya ada resiko tugas sobat kampus adalah bagaimana meminimalisir resiko tersebut. Resiko menjadi wirausaha dapat ditekan dengan pemahaman yang baik tent

Wirausaha Pilihan Hidup

Gambar
 Oleh: Dedi Purwana Ketika anda telah menyelesaikan studi di perguruan tinggi, itu sebenarnya awal perjalanan mengarungi dunia kehidupan nyata. Nyata karena bisa saja apa yang anda dapatkan di bangku kuliah, tidak sejalan dengan realita. Teori dan ketrampilan yang anda peroleh ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Akhirnya pilihan anda setelah lulus hanya 3, yaitu menjadi pekerja, wirausaha, dan pengangguran. Tentu pilihan ketiga bukan opsi yang diinginkan orang tua. Jadi pilihannya tersisa 2 – bekerja atau berwirausaha. Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels Ok, katakanlah anda memilih bekerja selepas kuliah. Pertanyaannya, berapa gaji pertama yang akan diperoleh? Dibawah UMR, sama dengan UMR atau di atas UMR? Berapapun gaji yang diterima, pernahkah anda menghitung investasi orang tua yang menyekolahkan anda sejak TK hingga perguruan tinggi? Ambil kalkulator atau buka excell di notebook anda. Coba hitung total   biaya pendidikan yang sudah dikeluarkan orang tu

POSTINGAN TERPOPULER

7 Tips Menentukan Topik (bukan judul) Skripsi

Teknologi Informasi menjadi Inovasi dalam Berwirausaha?

Perempuan Di Lumbung Kemiskinan