Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Liburan Aman dan Sehat Dimasa Pandemi

Oleh: Silvia Nur Fauzhiah*

Tips Liburan Aman dan Sehat Dimasa Pandemi
Foto oleh VisionPic .net dari Pexels

Tahun 2020 merupakan tahun yang menyedihkan, tidak hanya satu ataupun dua negara saja tetapi seluruh dunia dapat merasakan kepedihan itu. Virus yang melanda pada awal tahun 2020 ini sampai sekarang tidak henti-hentinya diperbincangkan. Menurut mantan kepala epidemiologi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China (CDC), Zeng Guang, dalam sebuah konferensi akademik online pada Kamis, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Minggu (22/11). "Wuhan ialah di mana virus corona pertama kali terdeteksi tapi bukan berasal dari sana,".  Kasus penularan yang cepat dan ganas itu menjadi momok bagi masyarakat dimanapun berada. Virus ini tidak hanya menyerang lansia melainkan ibu hamil, orang dewasa dan anak-anak. Diketahui virus ini dapat menyebar melalui partikel-patikel kecil yang melayang di udara disaat seseorang batuk, berbicara, hingga bernafas dan beberapa menyebar melalui benda-benda yang seseorang sentuh ini. Tidak khayal masyarakat semakin takut untuk keluar rumah dan bersentuhan dengan sesama.

Pemerintah juga menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia yaitu meliburkan seluruh aktivitas pembelajaran bagi anak-anak, dan memerintahkan beberapa pekerja untuk bekerja dirumah masing-masing. Hal ini merupakan salah satu upaya agar dapat menurunkan tingkat penyebaran virus ini, seperti halnya negara China yang memberlakukan sistem lockdown di beberapa titik dimumpuni sangat ampuh untuk menurunkan penyebaran virus COVID-19 ini. Pemerintah selalu mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan 3M saat keluar rumah ataupun bekerja diluar yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Pemerintah juga membatasi jumlah pembeli disejumlah pertokoan, jika tidak mematuhi peraturan maka akan di jatuhi hukuman yang berlaku. Seluruh masyarakat bersama Pemerintah harus bekerja sama agar Indonesia segera terbebas dari virus ini. Kita semua harus optimis, semangat dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena jika pemerintah hanya memberikan sebuah larangan tetapi tidak dijalankan oleh kita bersama, maka tetap saja kasus virus COVID-19 di Indonesia akan terus meningkat.

Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendi mengungkapkan pemerintah memutuskan untuk memangkas libur akhir tahun dan cuti bersama Desember 2020. “Tapi tetapa aka nada dua libur yakni Libur Natal dan Libur Tahun Baru. Kemudian ditambah satu pengganti libur Idul Fitri,” dikutip dari CNBC Indonesia, Jakarta 01 Desember 2020. Menurut pemerintah libur akan berdampak pada meningkatnya kasus COVID-19.

Libur ini tentu saja akan memberikan risiko yang cukup besar terhadap meningkatnya virus COVID-19. Dikarenakan banyak orang yang akan berkumpul baik dengan keluarga besar maupun dengan teman. Hal ini akan membuat penyebaran semakin meluas. Walaupun dibeberapa usaha pariwisata telah menerapkan Protokol kesehatan, tetap saja masyarakat akan susah untuk menerapkan Protokol kesehatan jika banyak pengunjung yang berdatangan. Tanggapan masyarakat mengenai pemotongan libur akhir tahun oleh pemerintah ini memicu pro dan kontra. Ada yang beranggapan bahwa meningkatnya virus COVID-19 tidak hanya terjadi dikarenakan libur panjang saja tetapi bisa juga karena kurang disiplinnya masyarakat terhadap Protokol kesehatan yang di himbau pemerintah, terutama dalam menjaga jarak dengan sesama. Tidak harus menunggu libur panjang tetapi dalam kegiatan sehari-hari masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berpergian, tidak menjaga jarak saat dikerumunan dan tidak menjaga kebersihan setelah keluar dari rumahnya.

Lalu bagaimana cara masyarakat menjaga kesehatan selama libur panjang, yaitu :

Pertama, Tetap menggunakan masker meski diluar ruangan. Masker membantu menurunkan resiko penularan hingga 70%. Ketika seseorang batuk atau bersin dia akan mengeluarkan partikel-partikel yang akan tetap berada di udara, dan fungsi masker ini agar partikel tersebut tidak terhirup oleh orang lain. Tidak perlu masker medis kita bisa menggunakan masker kain 3 lapis. Banyak masyarakat yang seringkali membuka masker setelah sampai ditujuan dengan alasan tidak nyaman saat memakainya. Ataupun saat berbincang dengan teman-teman yang kita temui. Sebaiknya tetap menggunakan masker dan melepasnya saat di dalam rumah, dan selalu menjaga kebersihan masker tersebut.

Kedua, Membawa Hand Sanitizer. Hand sanitizer hanya berfungsi untuk membersihkan tangan dari kuman yang berbahaya. setelah kalian berpergian jauh ataupun sedang berpergian jauh disaran kan membawa hand sanitizer dikarenakan saat tangan kita menyentuh benda-benda yang ada diluar mungkin di tangan kita terdapat kuman-kuman berbahaya, Mencuci tangan dengan sabun dan air lebih direkomendasikan. Namun, jika tidak tersedia, dapat memakai pembersih tangan yang dapat membantu menghindari penyakit dan menyebarkan kuman ke orang lain. Pembersih tangan/ hand sanitizer berbasis setidaknya 60 persen alkohol dapat dengan cepat mengurangi jumlah mikroba di tangan, tapi tidak menghilangkan semua jenis kuman.

Ketiga, Menjaga jarak. Menjaga jarak atau physical distancing sangat penting agar terhindar dari virus COVID-19, jarak yang aman untuk kita adalah setidaknya 1 meter, karena virus dapat mengambang di partikel udara secara tidak langsung saat kita menghirup udara tersebut maka kita akan terinfeksi. Jangan bersalaman dan menyentuh orang lain, Di Indonesia kita sudah terbiasa bersalaman kepada yang lebih tua, seumuran, bahkan yang lebih muda tapi kita harus memberhentikannya terlebih dahulu, untuk meminimalisir kemungkinan yang tidak di inginkan.

Keempat, Membawa perlatan pribadi dari rumah. Saat berpergian kita selalu membeli ataupun menggunakan barang yang sudah di sediakan di toko ataupun tempat lain. Sebagai contoh saat kita hendak menunaikan ibadah di masjid terdekat anda jangan menggunakan mukena ataupun sajadah yang di sediakan, lebih baik kita membawa mukena ataupun sajadah pribadi agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan karena menurut kompas.com Melansir dari Cleveland, riset membuktikan virus corona bisa bertahan selama tiga jam hingga tujuh hari, tergantung pada jenis permukaan benda tersebut. Jadi sebaiknya kita membawa peralatan pribadi saat berpergian.

Dari cara yang telah dipaparkan di atas, kita juga harus tetap menjaga kesehatan dan rajin berolahraga. Karena dengan rajin berolahraga akan berdampak baik terhadap sistem imunitas dalam tubuh kita. Selain itu diperlukan juga gaya hidup yang sehat untuk membantu membentuk sistem kardiovaskuler yang sehat yaitu melalui olahraga yang baik dan rutin. Jadi, selama vaksin atau obat belum ditemukan, boleh dikatakan olahraga merupakan pertahanan terbaik dalam menghadapi COVID-19. Alasan lainnya mengapa berolahraga secara rutin di tengah pandemi COVID-19 yaitu karena hal ini akan membantu Anda menjaga kesehatan mental di tengah pembatasan sosial berskala besar dan isolasi sosial yang tengah berlangsung. Olahraga memiliki efek positif meningkatkan suasana hati dan pengembangan karakter. Seseorang akan mudah stress ataupun merasa penat jika hanya terkurung di dalam rumah dalam waktu yang lama. Maka olahraga bisa menjadi rutinitas yang dapat membantu menyegarkan otak kita. Jangan lupa juga untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi dan kaya akan vitamin seperti buah-buahan, sayur mayur, daging dan beberapa kacang-kacangan. Saat masih kecil kita di ajarkan untuk memakan makanan 4 sehat 5 sempurna, ayo terapkan gaya hidup sehat dengan gizi yang seimbang agar kita terhindar dari virus berbahaya. Dan jangan lupa selama liburan kita selalu menerapkan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker).

*Mahasiswa Program Studi Akuntansi (D3) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Posted by Dedi Purwana 

24 komentar untuk "Tips Liburan Aman dan Sehat Dimasa Pandemi"

  1. keren banget silvia artikelnya!

    BalasHapus
  2. Wah , artikelnya bagus banget , membantu banget terimakasih.....

    BalasHapus
  3. Artikelnya Keren dan Sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Rahma Dyah Prameswari18 Desember 2020 17.11

    Keren banget, sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  5. Terimakasih, artikelnya bermanfaat sekali

    BalasHapus
  6. sangat bermanfaat, terimakasih

    BalasHapus
  7. An Nissa Panindha18 Desember 2020 18.52

    Sangat bermanfaat artikelnya. terimakasih

    BalasHapus
  8. Artikelnya sangat bermanfaat, terima kasih

    BalasHapus
  9. Artikelnya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  10. Artikelnya bagusa dan bermaanfaat. Sehat selalu👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Artikelnya bermanfaat sekali terimakasih

    BalasHapus
  13. Mantap jiwa artikelnya...
    makasih buat tips cara menjaga kesehatan selama libur panjang, sangat informatif sekali

    BalasHapus
  14. Artikelnya sangat bermanfaat, terimakasih

    BalasHapus
  15. Artikelnya bermanfaat sekali terimakasih,sehat selalu semuanya

    BalasHapus
  16. Waahh, sangat informatif. Semoga bermanfaat ya

    BalasHapus
  17. Bermanfaat sekali artikelnya, terima kasih

    BalasHapus
  18. Rizka Bunga Mustika19 Desember 2020 11.49

    Artikelnya sangat bermanfaat sekali. Semangat terus yaaa

    BalasHapus
  19. Bermanfaat sekali artikel nya vi ^^ semoga kita semua selalu dlm lindungan Allah swt yaa!

    BalasHapus
  20. Sangat bermanfaat good job

    BalasHapus
  21. nice artikel, sangat membantu

    BalasHapus