Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk Pelajari dan Pahami 9 Tipe Kepribadian Entrepreneur!

Sobat dunia kampus kerapkali mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri apakah saya memiliki karakter kepribadian sebagai wirausaha. Pertanyaan lumrah ketika sesorang berniat untuk menggeluti profesi sebagai entrepreneur. Untuk memperkuat niat menjadi entrepreneur perlu mempelari dan memahami 9 tipe kepribadian entrepreneur. Dengan mengetahui tipe kepribadian dalam menjalankan sebuah bisnis, sobat dunia kampus bisa lebih terarah dalam memimpin bisnis. Yuk simak kesembilan kepribadian tersebut!
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Tipe pertama adalah the Improver. Wirausaha yang memiliki kepribadian ini manakala mereka menjalankan bisnis dengan menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki. Anda sebagai entrepreneur menggunakan perusahaan Anda untuk memperbaiki dunia. Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis. Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi. Namun yang perlu diperhatikan adalah mewaspadai sifat Anda yang cenderung menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan dan pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur tipe improver adalah Anita Roddick, pendiri The Body Shop.

Tipe kedua yaitu the Advisor. Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya. Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka. Namun perlu diingat bahwa seorang advisor bisa jadi terlalu fokus pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan bisa-bisa malah cape hati sendiri. Contoh entrepreneur kategori ini adalah John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.

Tipe ketiga adalah the Superstar. Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal brand mereka sendiri. Sayangnya, entrepreneur dengan tipe ini bisa menjadi terlalu kompetitif dan workaholics. Contoh wirausahawan tipe ini yaitu Donald Trump, CEO Trump Hotels &
Casino Resorts.

Tipe keempat yaitu the Artist. Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti pada perusahaan agen periklanan, web design, dan lain sebagainya. Namun demikian, pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu sensitif terhadap respon pelanggan, walaupun kritik dari mereka bersifat membangun. Contoh sosok entrepreneur jenis ini adalah Scott Adams, pendiri dan penggagas Dilbert.

Tipe kelima adalah the Visionary. Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendirinya. Pebisnis memiliki keingintahuan yang tinggi untuk mengerti dunia di sekelilingnya dan akan membuat rencana untuk menghindari segala macam rintangan. Sayangnya, seorang visioner kerapkali terlalu fokus pada mimpi mereka dan kurang berpijak pada realitas. Nah, jangan lupa untuk menyertai visi Anda dengan melakukan tindakan nyata. Sosok Bill Gates, pendiri MicroSoft Inc. merupakan contoh the visionary.

Tipe keenam adalah the Analyst. Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analis, perusahaan Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan, keahlian teknis atau komputer, seorang analis perusahaan biasanya hebat dalam memecahkan masalah. Perlu diingat tipe ini agar hati-hati dengan kelumpuhan analisa. Bekerjalah dengan mempercayai orang lain. Contoh entrepreneur the analyst adalah Gordon Moore, pendiri Intel.

Tipe ketujuh yaitu the Fireball. Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si Bola Api ini biasanya dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme. Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah laku yang fun. Patut diperhatikan oleh entrepreneur jenis ini adalah bisa jadi berkomitmen yang berlebihan terhadap tim dan bertingkah laku terlalu impulsif. Seimbangkan keimpulsifan Anda dengan rencana bisnis. Contoh wirausahawan tipe ini adalah Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri Forbes Magazine.

Tipe kedelapan yaitu the Hero. Pebisnis ini memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam memimpin dunia dan bisnisnya melalui segala macam tantangan. Anda adalah inti dari kewirausahaaan dan bisa mengumpulkan banyak perusahaan besar. Kelemahan tipe ini terletak pada sringnya mengumbar janji dan menggunakan taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu berbagai cara. Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka. Contoh entrepreneur tipe ini adalah Jack Welch, CEO GE.

Tipe kesembilan adalah the Healer. Jika Anda adalah seorang 'penyembuh', Anda bersifat pengasuh dan penjaga keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan disertai dengan ketenangan dari dalam. Namun demikian, karena sifat perhatian Anda dan kepenyembuhan Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa jadi menghindari realitas di luar sana dan selalu terlalu berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan datangnya masalah. Sosok Ben Cohen, salah satu pendiri Ben & Jerry's Ice Cream merupakan contoh wirausaha tipe demikian.

Nah, dengan mengetahui dan memahami 9 tipe kepribadian dalam menjalankan sebuah bisnis,  sobat dunia kampus  bisa lebih terarah dalam membangun bisnis. Tapi yang tak kalah pentingnya adalah pengetahuan dan ketrampilan mengenai seluk beluk bisnis itu sendiri.


 

Posting Komentar untuk "Yuk Pelajari dan Pahami 9 Tipe Kepribadian Entrepreneur! "