Postingan

Pentingnya Pengembangan Sikap dan Mental Wirausaha

Gambar
Sobat dunia kampus, artikel kali ini melanjutkan artikel sebelumnya wirausaha pilihan hidup . Memotivasi mahasiswa untuk mau berkiprah sebagai wirausaha memerlukan kesabaran. Mengapa? Karena menjadi pegawai setelah lulus kuliah sudah tertanam dalam mindset sebagian besar mahasiswa. Faktanya, dari 40 mahasiswa yang mengikuti kuliah kewirausahaan, misalnya kurang dari 10% dari mereka yang akan menjawab YA dengan mantap saat ditanya berminatkah mereka menjadi wirausaha. Dapat dipastikan, sisa 90% dari mereka membayangkan menjadi wirausaha penuh risiko. Foto oleh  Gabby K  dari  Pexels   Resiko menjadi wirausaha tentu ada. Sama halnya dengan menjadi seorang pegawai, apakah lantas tidak beresiko? Pasti ada resiko! Resiko kehilangan pekerjaan manakala perusahaan mengalami kebangkrutan. Jadi pengangguran pun ada resikonya. Nah, kalau semuanya ada resiko tugas sobat kampus adalah bagaimana meminimalisir resiko tersebut. Resiko menjadi wirausaha dapat ditekan dengan pemahaman yang baik tent

Dinamika Perkuliahan Semasa di Rumah Aja

Gambar
Entah sampai kapan pandemi ini akan berakhir. Dampak pandemi virus corona tidak saja berimbas pada ranah kesehatan, ekonomi, akan tetapi juga sangat terasa sekali di sektor pendidikan. Perubahan model pembelajaran dari semula dilakukan secara tatap muka, misalnya bergeser ke arah mode perkuliahan tatap maya. Pembelajaran daring (dalam jaringan) - belajar di rumah saja - menjadi trending. Terlepas dari kekurangan mode perkuliahan tatap maya, setidaknya kita mulai melihat fenomena perubahan perilaku belajar.  Foto oleh Mateusz Dach dari Pexels Sebelum pandemi, rengekan siswa PAUD/ TK, SD dan SMP hanya sebatas uang jajan dan transpot. Saat pandemi permintaan mereka mulai berubah – ingin memiliki entah notebook, tablet, atau PC. Sedangkan pelajar SMA dan insan dunia kampus yang sebelumnya terbiasa menggunakan peralatan multimedia tersebut, memanfaatkan momentum pandemi untuk meng-upgrade bahkan mengganti gadget yang lama, lagi-lagi dengan alasan untuk menunjang kelancaran pembelaj

Pentingnya Kajian Literatur Dalam Penelitian

Gambar
Oleh: Dedi Purwana Kajian literatur (sering juga dinamai kajian/ tinjauan pustaka) - apapun sebutannya - merupakan bagian penting dalam proses penelitian. Proses ini harus dilakukan dalam menghasilkan produk akademik sejenis skripsi, tesis, disertasi dan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal. Tidak mungkin disebut skripsi, tesis, disertasi manakala bagian ini terlewatkan. Saking spesialnya, urusan kajian literatur ditempatkan pada bab tersendiri oleh para insan dunia kampus. Mengapa begitu penting perannya? Ya silahkan bayangkan sebuah skripsi, tesis atau disertasi hanya ada tidak ada Bab 2 – Kajian Pustaka . Apa bisa disebut skripsi, tesis, atau disertasi?   Silahkan coba hilangkan Bab 2 – Kajian Pustaka di skripsi, tesis dan disertasi anda ke pembimbing atau promotor, sudah dapat dipastikan pembimbing atau promotor akan menganggap itu sebagai laporan kegiatan. Foto oleh Dzenina Lukac dari Pexels Kajian literatur bukan sekedar pelengkap riasan sebuah produk akademik. Fakta

POSTINGAN TERPOPULER

7 Tips Menentukan Topik (bukan judul) Skripsi

Teknologi Informasi menjadi Inovasi dalam Berwirausaha?

Perempuan Di Lumbung Kemiskinan