Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Menentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalankan

Oleh: Seviana Nurlaelita*

Memulai bisnis bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah. Hal yang klasik, banyak pertimbangan di sana sini sehingga tak jarang membuat orang takut untuk memulai usaha. Semestinya memulai usaha tidak menjadi salah satu sumber ketakutan bagi setiap orang. Untuk menghilangkan ketakutan dalam memulai usaha, seorang bisa membuat persiapan usaha yang matang sehingga dapat menjalaninya dengan optimis. 

Pentingnya Menentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalankan
Foto oleh Artem Beliaikin dari Pexels

Bidang usaha dalam kamus KBBI merupakan bisnis atau usaha dagang. Dalam bidang usaha banyak sekali jenisnya yaitu, pertanian (Agriculture), pertambangan (Mining), pabrikasi (Manufacturing), kontruksi (Contruction), perdagangan (Trade), jasa keuangan (Financial Service), jasa-jasa umum (Public Service), dan jasa wisata (Tourism). Dari jenis-jenis tersebut kita akan mudah untuk menentukan  bidang usaha yang akan dijalankan.

Ketika seorang menjalankan usaha, sebaiknya menentukan bidang atau jenis usaha apa yang akan dijalankan. Dalam menjalankan usaha tidak hanya sekedar menjalankan saja, tetapi kita harus memikirkan secara matang untuk usaha tersebut. Jika kita melakukan itu tanpa memikirkan dan merencanakan dengan matang itu sangat beresiko terhadap usaha kita kedepannya seperti, kerugian maupun kegagalan dalam usaha.

Stop larut dalam kebimbangan. Hal itu hanya akan mengulur waktu untuk segera action memulai bisnis. Pada akhirnya malah kita merugi karena pesaing sudah mulai melaju, sedang kita masih berkutat dengan pertanyaan: Bisnis usaha apa yang cocok untuk dijalani? Sebenarnya banyak pertimbangan factor penting cara memilih dan menentukan bidang usaha.

Pertimbangan pertama, perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses. Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha kita selain daripada pemahaman usaha anda. Tidak ada kesuksesan dalam semalam sesuatu yang harus dicamkan daripada setiap calon “entrepreneur” karena dibutuhakan waktu, sikap tidak menyerah, proses belajar secara kesinambungan, dan melihat melihat permasalahan secara positif yang tidak akan membuat anda menjadi patah semangat namun melihat setiap peluang dan belajar atas kegagalan. Anda akan belajar untuk mengembangkan sikap-sikap diatas untuk menjadi “bisnis entrepreneur” yang sukses.

Pertimbangan kedua, jenis bisnis apa yang paling kita sukai? Tidak perlu memerlukan alasan untuk menyukai sesuatu. Tapi perasaan suka tersebut merupakan energi alam bawah sadar yang luar biasa. Kita sanggup melakukan hal diluar logika demi sesuatu yang kita sukain. Sama halnya seperti saat kamu jatuh cinta, kamu rela melakukan apapun itu sampai hal yang tidak masuk akal pun akan kamu lakukan. Demikian halnya dalam bisnis. Jika kita menyukai dan menginginkan bisnis tersebut, seberat apapun hambatan menghadang akan terasa ringan. Kita akan termotivasi untuk membawa usaha tersebut ke jalur kesuksesan. Atas dasar pertimbangan minat itulah, dianjurkan untuk menekuni bidang usaha yang kita sukai. Karena rasa cinta sanggup merubah duka menjadi bahagia. Contohnya jika kamu suka bisnis jasa management selebgram biar bisa sering ketemu dengan selebgram-selebgram lainnya, lakukan saja. Atau kalau kamu akan membuat bisnis makanan jalankan saja.

Pertimbangan ketiga, bidang bisnis apa yang paling dikuasai? Sebenarnya pertimbangan kedua ini tidak mutlak. Jika kita sudah memiliki point pertama yaitu mencantai, maka kita bisa belajar sambil menjalankan usaha itu. Resikonya itu ibaratkan terjatuh bagi orang sedang berlatih naik sepeda tentu lebih besar dibanding yang sudah mahir menguasai, itu logika sederhananya. Nilai lebih jika memilih jenis usaha yang dikuasai, kita tidak canggung lagi dalam menjalankan usaha tersebut. Kita akan mampu menyusun strategi manajemen SDM, pemasaran, produksi dan lain-lain secara tepat dan efektif. Efek positif dari yang usaha yang dijalankan kita akan berkembang lebih cepat. Ketika kita melakukan usaha yang kita kuasai juga kita akan lebih mudah tidak akan butuh orang untuk membantunya. Contohnya, kita suka dalam bidang kuliner, dibidang kuliner itu membutuhkan orang yang ahli dalam memasak, tetapi kita tidak bisa memasak pasti kita pasti akan mencari orang yang ahli dalam bidang tersebut. Kebalikannya jika kita bias memasak kita tidak perlu mencari orang untuk memasak. Jadi sebaiknya usaha yang kita jalankan tidak terlalu membutuhkan banyak orang untuk mengelolannya apalagi modal yang kita punya hanya cukup untuk keperluan bahan-bahan dan alat-alat tidak cukup untuk menyewa orang.

Pertimbangan keempat, berapa modal yang kita punya? Jika kamu termasuk orang yang percaya bahwa modal uang itu tidak penting sebenarnya memang benar. Kalian bisa buktikan bahwa modal tekad dan skill saja cukup untuk memulai sebuah usaha. Berpikir realistis disertai tindakan logis akan lebih baik ketimbang punya impian muluk hanya sebatas bunga tidur. Jika tidak punya cukup modal untuk membuat usaha besar, sebaiknya memulai bisnis kecil-kecilan dulu. Jika keuntungan sudah banyak, bisa dikumpulkan untuk membangun bisnis yang lebih besar. Kamu juga bisa menawarkan ide usaha kamu pada para investor untuk mendapatkan suntikan dana sebagai modal, seperti membiuat proposal usaha. Tapi jika proposal konsep usaha kamu saja masih tidak benar atau tidak jelas apa isi dari proposaltersebut siap-siap kamu tidak akan menerima suntikan dana sedikit pun. Berhati-hatilah dalam mencari investor, bias saja dia hanya membohongi kamu. Cari juga investor yang benar-benar ingin bekerja sama dengan usaha kamu, jika ternyata usaha kamu tidak jalan, kamu bisa dituntut. Karena mereka menginvestasikan uangnya untuk mencari untung, bukan untuk cuma-cuma.

Pertimbangan kelima, dimana akan mendirikan usaha? Hal penting dari pertimbangan yang empat ini adalah mempertimbangkan faktor lokasi usaha. Jika kita mencari usaha coba mengarahkan yang benar dan teap, pastikan tempat usaha kita memiliki potensi tempat yang jelas. Artinya, orang-orang di sekitar memang membutuhkan usaha kita. Maka cara paling tepat untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan survey. Sedapat mungkin pilih tempat yang strategis sesuai jenis bisnis kitaa, tentunya dengan mempertimbangkan faktor lain yaitu finansial. Sebab makin strategis sebuah tempat, harga sewanya juga makin mahal. Bagi yang terkendala modal, pintar-pintarlah nego kontrakan atau mencari kontrakan yang sesuai modal walaupun tempatnya tidak strategis. Contoh yang sering kita temui, banyak sekali usaha-usaha yang sukses walaupun lokasin usahanya sulit terjangkau. Sebenarnya banyak cara agar usaha kita tetap laku walaupun lokasinya yang tidak strategis. Menggunakan aplikasi online atau mempromosikan lewat media social.

Pertimbangan keenam, bagaimana prediksi jangka panjang bisnis tersebut? Faktor ini sering terlewatkan oleh para pebisnis pemula. Kemampuan memperkirakan bisnis yang memiliki prospek cerah di masa mendatang sangat penting. Jangan sampai memilih usaha yang sifatnya musiman. Tetapi itu tidak masalah asalkan kamu punya kreativitas dan ide-ide yang sangat bagus untuk mencari solusi agar produk dari usaha kamu tetap bisa di minati banyak orang. Pilih bisnis yang diperkirakan bakal tahan lama. Contohnya bisnis makanan, properti, bengkel, jasa telekomunikasi, jasa transportasi, bisnis drone, bisnis online dan sejenisnya.

Mudah bukan cara menentukan jenis usaha yang cocok? Dari tips pertimbangan dalam memilih bidang usaha yang akan kita jalankan tadi hanya sebagian kecil saja. Tetapi itu sudah cukup untuk para pembisnis pemula agar usaha yang dijalankan tetap bias berjalan. Karena terlalu banyak mikir akan makin membuat takut untuk beraksi. Sebaliknya, tidak punya acuan dalam membuat perencanaan bisnis juga memiliki resiko tinggi. Jadi akan lebih baik ketika kita ingin memulai usaha melakukan pertimbangan-pertimbangannya terlebih dahulu agar usaha yang kita akan jalani dapat berjalan lancar.

*Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Posted by Dedi Purwana

23 komentar untuk "Pentingnya Menentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalankan"

  1. Artikel ini sangat bermanfaat. Menambah pengetahuan dan wawasan terkait tips pertimbangan dalam memilih bidang usaha yang akan dijalankan

    BalasHapus
  2. Wahh artikel sangat membantu bangett

    BalasHapus
  3. terima kasih! artikel nya sangat membantu✨

    BalasHapus
  4. Artikel nya membantu banget, terima kasih

    BalasHapus
  5. Dari artikel ini kita jadi tau langkah apa yang harus kita ambil untuk memulai usaha, dan artikel ini sangat membantu untuk para pebisnis yang ingin membuka usaha sendiri. Terimakasih artikelnya sangat bermanfaat sekali dan sangat membantu✨

    BalasHapus
  6. Akhirnya Nemu juga artikel yang bisa ngebantu aku..

    BalasHapus
  7. artikelnya paket komplit bgtt bagus

    BalasHapus
  8. Artikelnya mudah di pahami bangett

    BalasHapus
  9. Terimakasih artikel nya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  10. makasih ini membantu banget untuk jd al hal dasar buka usaha

    BalasHapus
  11. Artikel keren dan bermanfaat sekali

    BalasHapus