Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Pacu Minat Berwirausaha Mahasiswa Melalui Pendidikan Kewirausahaan, Inovasi, dan Motivasi

Gambar
Oleh: Chairunnisa* Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia, tetapi dengan banyaknya jumlah SDM yang dimiliki tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia sehingga menyebabkan tingkat pengangguran yang semakin tinggi terutama pada saat pandemi Covid-19 ini. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pun memaparkan, di Indonesia jumlah angka pengangguran meningkat 3,7 juta orang akibat pandemi. "Angka pengangguran hari ini lumayan kenaikannya, sekitar 3,7 juta orang perhitungan Bappenas, ini sebuah angka yang relatif besar," jelas Suharso ketika memberikan paparan usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (28/7/2020). Saat pandemi Covid-19 ini banyak karyawan yang di PHK dan dirumahkan, perekonomian Indonesia pun mengalami penurunan yang sangat drastis. Banyak para karyawan yang di PHK dan dirumahkan mengalihkan pekerjaan mereka dengan membuka usaha atau menjadi

Hindari 4 Jenis Plagiarisme!

Gambar
Oleh: Dedi Purwana dan Agus Wibowo Artikel sebelumnya “ Plagiarisme, Momok Menakutkan ” mengungkap betapa beratnya risiko yang harus dihadapi seseorang manakala terindikasi dan terbukti melakukan tindakan plagiat. Maraknya pelanggaran etika akademik akibat rendahnya pemahaman insan akademik dan juga masyarakat umum tentang plagiarism itu sendiri. Entah itu ketidakpahaman tentang pengertian, atau juga cakupan plagiasi itu sendiri. https://www.pexels.com/id-id/foto/alfabet-bermain-cermin-game-695571/ Pemerintah Indonesia tidak mau kompromi dengan kejahatan plagiarisme. Lebih-lebih, semenjak maraknya kasus plagiarisme di dunia akademik. Sebagai informasi , sejak tahun 2010 Kementrian Pendidikan Nasional menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010. Pada pasal 1 butir 1 disebutkan secara jelas bahwa: “Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengu

Plagiarisme, Momok Menakutkan

Gambar
Oleh: Dedi Purwana dan Agus Wibowo Dalam dunia tulis menulis, entah artikel ilmiah maupun popular, terdapat etika yang harus dijaga dan ditaati. Salah satunya, artikel yang kita buat harus bebas dari unsur plagiarisme atau plagiasi. Tindakan p lagiarisme dianggap sebagai tindakan tidak terpuji, licik, culas, keji dan tercela. Mengapa demikian? Itu karena tindak plagiarisme ini tidak saja mencederai nilai-nilai kejujuran yang dibangun dan ditaati oleh kaum intelektual/akademik, tetapi juga bisa disamakan dengan tindak kriminal seperti mencuri bahkan merampok. Tentu saja yang dicuri dan dirampok adalah ide atau gagasan orang lain. https://www.pexels.com/id-id/foto/antik-berbayang-biro-bisnis-698324/ Plagiarisme sangat ditentang dalam dunia intelektual dan akademik. Itu karena dunia intelektual dan akademik dibangun di atas pilar-pilar kejujuran, keterbukaan, konsistensi, dan karakter-karakter luhur lainnya. Plagiarisme mencederai tidak hanya salah satu tetapi semua pilar akademik t

POSTINGAN TERPOPULER

7 Tips Menentukan Topik (bukan judul) Skripsi

Teknologi Informasi menjadi Inovasi dalam Berwirausaha?

Perempuan Di Lumbung Kemiskinan